Mesin absensi fingerprint/sidik jari adalah salah satu mesin absensi
jenis biometrik yang menggunakan metode pendeteksian melalui sidik jari
karyawan untuk mendata daftar kehadiran karyawan. Jenis fingerprint ini
mulai dikenal dan digunakan sejak 1997.
Awal mulanya, penemu dan pencipta teknologi mesin absensi menyadari
bahwa sidik jari merupakan salah satu bagian pada tubuh manusia yang
unik dan berbeda satu sama lain. Bahkan, kembar identik sekalipun
memiliki jenis dan bentuk sidik jari yang berbeda. Hal inilah yang
menjadi pemicu timbulnya gagasan mengintegrasikan mesin absensi fingerprint.
KELEBIHAN
1-Penggunaanya yang praktis dan simpel. Karyawan dapat langsung
mengabsen dan membuktikan kehadirannya dengan cara menempelkan salah
satu jari
2-Pendataan absensi lebih akurat. Karena media yang digunakan untuk
mendata absensi karyawan adalah sidik jari mereka masing-masing, maka
akurasi absensi akan terjamin. Tidak ada lagi karyawan yang suka berbuat
curang dengan menitip absen seperti pada mesin absensi kartu karena
sidik jari mereka sendirilah yang harus diautentifikasi.
3-Kapasitas pengguna yang banyak/tak terbatas. Mesin absensi fingerprint
dapat menampung data sidih kari yang jumlahnyabisa mencapai puluhan ribu
CARA MEGGUNAKAN
Sama halnya seperti mesin absensi digital dan ID card, mesin absensi
fingerprint juga memerlukan pendataan terlebih dahulu sebelum mulai
digunakan. Perbedaannya terletak pada data atau media yang dimasukkan ke
sistem. Mesin absensi fingerprint akan mendata dan mendaftarkan sidik
jari masing-masing karyawan beserta identitas lainnya seperti nama dan
nomor pegawai ke dalam sistem.
Setelah proses pendataan selesai, perusahaan atau kantor dapat
menggunakannya untuk mengabsen karyawan yang mana para karyawan tersebut
wajib menempelkan sidik jari di tempat yang telah tersedia. Kemudian
software yang telah terintegrasi akan memproses data yang masuk lebih
lanjut dan kemudian dapat dilihat dengan menggunakan komputer oleh
kepala bagian dan karyawan HR untuk memantau kehadiran karyawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar